Ada cara yang mudah dan murah untuk membuat perempuan cantik, meskipun
secara fisik mereka kurang menarik. Yang pertama kali harus dilakukan adalah
mendefinisikan kembali makna cantik tersebut. Cantik bukan masalah fisik
semata. Kecantikan sejati juga bisa diraih dengan memaknakan kecantikan sebagai
berikut:
Kecantikan perempuan ada dalam imannya yang menyejukkan mata
kaum laki-laki.
Seorang perempuan yang menghias jasmaninya dengan iman dan taqwa akan memancarkan
cahaya surga. Dengan kepatuhannya menjalankan ibadah, ia akan memesona.Yang
kuasa akan memberikannya kecantikan abadi, magnet alami. Tak perlu kosmetik,
parfum atau penampilan berlebih, laki-laki akan tertarik padanya.
Kecantikan perempuan ada pada kehangatan sikapnya yang mampu
menggetarkan sensifitas dan kecintaan pria.
Secara umum laki-laki memang responsif terhadap perempuan yang bagus
fisiknya. Tapi ketertarikan itu tak kekal, bisa membuat laki-laki bosan.
Kehangatan kasih sayang dan cinta kasih yang tuluslah yang akan membuat sang
pria nyaman berada di sisinya. Tak bisa melupakannya.
Kecantikan Perempuan ada pada kelembutan sikapnya
Kelembutan bukan berarti lembek dan manja. Kelembutan seperti roti. Meskipun
sedikit, tapi mengenyangkan. Dari toko roti manapun roti berasal, ia tetap
lembut. Jadi perempuan dari suku manapun bisa tetap lembut, pada pasangannya,
pada anak-anaknya. Asalkan ia mau berusaha.
Kecantikan perempuan berada dalam pandangannya yang teduh dan
suaranya yang hangat.
Walau mata tak seindah bintang kejora, setiap perempuan bisa memiliki mata
embun. Teduh. Sejuk. Tak gampang emosi. Menyikapi tingkah laku sekitarnya
secara bijak. Ia selau berprasangka baik. Perkatannya bukan pisau yang menikam.
Perkataannya adalah bara yang menyalakan semangat di dada. Tak ada kata sia-sia
yang terucap dari bibirnya.
Kecantikan perempuan berada dalam senyumannya yang menambah
kecantikannya dan membuat gembira hati orang yang melihatnya.
Senyum adalah sedekah. Murah senyum tanpa bermaksud menggoda apalagi
berlebihan bisa membuat wajah indah. Meskipun berwajah rupawan, tapi jika malas
tersenyum, hanya aura negatif yang akan ditangkap oleh orang-orang di
sekitarnya.
Kecantikan perempuan berada pada intelektualitasnya
Ukuran intelektual bukan pada gelar sarjananya atau di mana ia pernah
menuntut. Banyak ilmu-ilmu yang bisa dipungut dari sekitar, yang membuat si
perempuan mejadi cerdas. Kehidupan adalah sekolah yang tak pernah tamat sebelum
ajal menjelang. Tak ada sekolah untuk menjadi istri yang baik. Tak ada
universitas yang melahirkan ibu yang baik. Ruang dan waktulah yang akan menempa
perempuan menjadi istri dan ibu yang baik.
Kecantikan perempuan berada pada seberapa jauh pengetahuannya akan
tanggung jawabnya terhadap keluarga, rumah, anak-anak , masyarakat dan umat
manusia.
Perempuan adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Seberapa jauh
pengetahuan seorang perempuan akan terlihat dari tingkah laku keluarganya. Ia
selalu berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya. Mengambil peran
penting dalam rangka memperbaiki lingkungan. Lihatlah laki-laki sukses di jagat
raya. Dibalik kesuksesannya, pasti ada perempuan tangguh yang menemaninya.
Menjadi pendukung nomor satu, tempat kembali saat sang pahlawan lelah berjuang.
Kecantikan perempuan berada pada kemampuan dan keinginannya untuk
memberi.
Orang bisa miskin harta, tapi ia bisa kaya hati. Selalu memberi, tanpa
mengharap imbalan yang berarti. Ia senang ketika orang lain senang. Ia sedih
ketika orang lain sedih. Kemurahan hatinya membuat wajahnya bersinar. Membuat
ia selalu dirindukan, meskipun sosoknya biasa-biasa saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar