Rabu, 11 Desember 2013

Pengalaman Kartu ATM Ditelan Mesin ATM

Mungkin ini sedikit pengalaman pahit yang agak sport jantung. Pengalaman ini terjadi pada 7 Desember 2013, tepat nya Sabtu malam.

Saat itu ada sms dari teman yang mengatakan kalau Beasiswa Bidik Misi sudah keluar, setelah membaca sms tersebut hati saya sangat senang sudah terbayangkan  bisa makan yang enak-enak dengan uang beasiswa tersebut.

Langsung deh tanpa dengan hitungan detik saya bergegas menuju tempat ATM. Nah dari situlah mulai tragedi berdarah..hehehe (LEBAY).. Maksudnya dari situlah muncul masalah besar, saat sudah sampai di tempat ATM, dan saat itu tidak ada yang mengantri, karena biasanya setiap ke ATM selalu saja mengantri...

Nah, mengambil uang dari ATM bagi saya adalah saat yang menyenangkan, coba bayangkan. Anda mengambil dompet, mengeluarkan kartu ATM, monitor menampilkan pesan “please insert your card”, memasukkannya kartu dalam mesin, pencet-pencet nomor PIN, terdengar bunyi ketika tombol dipencet. Menyenangkan sekali bukan. 

Sedetik kemudian anda memasuki menu transaksi, pilih ambil duit sekian-sekian, terdengar bunyi mesin sedang menghitung uang, uang keluar dari mesin, saat uangnya keluar dengan secepat kilat saya mengambil uang tersebut dan menghitungnya, (dalam hati ah ternyata uangnya pas), uangnya pun saya masukkan ke dompet. Saat lengah memasukkan uangnya ke dompet tiba-tiba ada bunyi yang aneh, dan lho-lho... kartu ATM saya ditelannya mentah-mentah... Aduuh kebayangkan Paniknya.....(-.-) 

Saking paniknya mesin ATM tersebut saya pencet-pencet tapi kartunya tidak keluar dan betah banget didalam. Untung saat itu ada satpam yang jaga, karena melihat tingkah laku saya yang mulai mencurigakan (dikira pencuri kali ya) saya pun ditanya sama satpam tersebut, kemudian saya ceritakan dengan jelas dan rinci semua kejadiannya. Trus dengan enteng satpamnya bilang, "Mba nanti Senin aja ke Banknya dan urus di Costumer Servis". 

Saya pun pulang dengan hati was-was dan sangat panik, semoga kartunya benar-benar bisa kembali.
Hari Senin disambut oleh senyum matahari yang cerah, tapi tidak secerah hatiku.....

Sebelum ke bank saya konsultasi Skripsi dulu di Prodi kampus, Sekitar jam 13.00 WIB saya bergegas ke bank Mandiri, sampai di sana saya mengambil nomor antrian, cukup lama saya mengantri kira-kira setengah jam. Saat no. antrian saya dipanggil, saya pun duduk dan menceritakan apa yang terjadi. Tau ga, saat saya menceritakan kejadian yang saya alami, ditangan Mba penjaga bank sudah ada kartu ATM saya. Wuiiih canggih .... gimana caranya ya kartu ATM saya bisa ada di depan saya sekarang.....hehehehe (hati berbunga-bunga)^.^

Kesimpulannya adalah “ATM yang sudah menelan kartu ATM masih bisa digunakan oleh kartu ATM setelahnya”. Ah ternyata itu bukan kesimpulan dari solusi permasalahan saya.
iampanic

Tips apa yang harus kita lakukan bila ATM tertelan,ini saya bagikan:
1. Jangan panik bila Kartu ATM (Debit card ) tak keluar tunggulah beberapa saat, mungkin kartu ATM keluar dengan sendirinya, Namun bila tak kunjung keluar tunggulah 5-10 menit memastikan kartu ATM benar2 tertelan mesin ATM.

2. Bila tertelan pada hari kerja maka segera laporkan ke Bank tempat penerbit kartu anda. Bila hari libur pastikan kartu itu benar2 tertelan di ATM tidak tersangkut dilobang ATM. Dan jangan beritahu PIN anda kesiapapun dilokasi kejadian walau alasannya ingin membantu. 

3. Serahkan semua masalah ke CS bank anda jangan menayakan ketempat lain karna informasi yang betul adalah di CS Bank atau hubungi no telpon bank yang tertera dibuku rekening anda untuk pengaduan.

4.Ketika mengadukan masalah bawalah buku rekening anda ke CS agar bisa dilakukan pemblokiran pada kartu ATM yang tertelan.

5.Dan mintalah CS memprint Buku rekening anda tahu jumlah saldo anda dan bila terjadi kekurangan bisa segera di konfirmasi dan CS bisa langsung membantu.

Sekian tips dari dari saya, semoga pengalaman ini tidak dialami oleh orang lain kedepannya, Pastikan ketelitian dalam menggunakan ATM agar tidak terjadi kesalahan yang agak menyita waktu (karna kelalaian kita sendiri).

Tidak ada komentar: